5-Kesalahan-Membuat-Database

5 Kesalahan Membuat Database

Posted on

Aplikasi yang berkualitas selalu menyertakan database yang sistematis dan terstruktur dengan baik. Para developer pun saat ini sangat sering memanfaatkan database. Bagi perusahaan yang menjalankan bisnis dengan menggunakan aplikasi berbasis apapun, keberadaan database sangat penting. Karena dengan database maka kinerja semakin efektif dan pelayanan yang diberikan akan semakin baik.
Namun sudahkah anda mengenal istilah database dengan benar? Apa saja fungsi database dan bagaimana cara untuk membuat database? Berikut ini informasi mengenai 5 Kesalahan Membuat Database

Cloud Hosting Indonesia

Mengenal istilah database?

Database atau basis data merupakan merupakan himpunan data yang disusun secara sistematis sesuai dengan ketentuan. Fungsinya untuk memudahkan mendapatkan informasi yang diinput pada aplikasi. Database juga sering disebut sebagai sistem yang mengolah dan menyimpan data yang dapat diimport pada berbagai jenis media pada komputer.
Contoh penerapan database beserta kegunaannya dapat kita lihat pada aplikasi sederhana e-learning. Dengan adanya database maka memungkinkan untuk saling sharing file antara dosen dan mahasiswa. Anda juga dapat menyimpan data mahasiswa dan membukanya kapan pun dibutuhkan. Hal tersebut merupakan salah satu fungsi dari database untuk efektivitas aplikasi. Aplikasi yang dibangun dengan baik seperti pembuatan aplikasi dengan jasa Itgenic biasanya telah menyertakan sistem database yang efisien.

Tipe Database Untuk Aplikasi

Database ternyata tidak hanya memiliki satu tipe saja, namun juga dikelompokan dalam berbagai jenis berdasarkan pada kebutuhakan dari developer. Berikut ini adalah tipe database yang paling umum digunakan.

Baca Juga  Bahasa Pemrograman Populer

1. Operational Database

Jenis yang paling umum digunakan untuk membantu menyimpan data secara efisien. Operational database akan membantu untuk menyimpan data dengan rinci, sehingga saat dibutuhkan maka akan lebih mudah untuk diakses.

2. Relational Database

Nah, tipe satu ini dapat anda gunakan untuk mengakses aplikasi yang berbeda. Misalnya ingin mengakses informasi yang berada pada tabel yang berbeda. Maka hal tersebut mungkin dilakukan dengan menggunakan fungsi relational database.

3. Distributed Database

Aplikasi dengan kebutuhan tools yang banyak biasanya menggunakan tipe database ini untuk membuat cabang penyimpanan file. Seperti sebuah pohon, cabang tersebut tetap terhubung satu sama lain dan terpusat penyimpanannya. Misalnya pada aplikasi e-learning yang terdiri dari beberapa navigasi, mulai dari data kelas, data mahasiswa, data kuliah, dan sebagainya. Masing-masing data tersebut disimpan dengan sistematis dengan membentuk cabang penyimpanan agar kinerja aplikasi menjadi efisien.

4. Navigational Database

Jenis satu ini banyak digunakan pada aplikasi yang berbasis pada objek. Sehingga memungkinkan aplikasi untuk mencari database yang terintegrasi bersama dengan objek.

5 Kesalahan Membuat Database

Membuat database tentunya membutuhkan kemampuan yang kompeten serta algoritma yang terstruktur. Tidak jarang kesalahan dalam membuat database membuat kinerja menjadi berkurang. Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan saat membuat database aplikasi.

1. Sering keliru menggunakan tipe data

Kesalahan ini sering terjadi, padahal menentukan jenis tipe data sangat penting untuk menentukan output dari aplikasi. Jika tipe data yang digunakan keliru maka proses pengelolaan data akan terganggu dan output yang didapat tidak sesuai dengan yang diinginkan.

2. Kesalahan pembuatan tabel

Seringkali kesalahan muncul saat membuat kolom width yang terlalu pendek. Hal ini akan mengganggu proses penyimpanan karakter menjadi tidak stabil. Kemungkinan terjadinya error akan menjadi besar.

Baca Juga  Membuat Jendela Dialog dengan Javascript

3. Melupakan Timezone

Perlu diketahui bahwa database memiliki zona waktu yang dapat diatur yaitu pada bagian field data dan date time. Fungsinya adalah untuk menyajikan tanggal yang tepat, data yang ditampilkan pada aplikasi dapat diatur. Misalnya pada aplikas e-commerce yang ingin menentukan tanggal habis promosi. Salah satunya adalah dengan membuat proses database. demikian artikel tentang 5 Kesalahan Membuat Database semoga dapat bermanfaat buat teman teman semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Mau bikin Toko Online ?
Halo Sahabat Itgenic, Ada yang bisa kami bantu? silahkan tulis pertanyaan di chat ini ya.